Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — John Mearsheimer, teoritikus hubungan internasional dan profesor Universitas Chicago, dalam penilaian terbarunya mengenai konfrontasi militer antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, menggambarkan kinerja Iran melampaui prediksi umum. Ia meyakini Teheran berada dalam posisi yang memungkinkannya mempertahankan keunggulan dalam kelanjutan konfrontasi ini.
Mearsheimer, dengan merujuk pada perkembangan di medan, menegaskan bahwa banyak analis, bahkan sebagian lingkaran pengambil keputusan, tidak membayangkan Iran mampu menunjukkan tingkat perlawanan dan efektivitas seperti ini dalam menghadapi tekanan militer Amerika.
Ia menegaskan: “Saya kira tidak ada orang yang sepenuhnya memahami sejauh mana Iran dapat menunjukkan kinerja yang tegas dan berhasil dalam menghadapi Amerika.”
Profesor Universitas Chicago ini meyakini bahwa Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya pada awal konflik memperhitungkan kemungkinan meraih kemenangan cepat dan menentukan. Namun, tidak tercapainya tujuan itu telah mendorong keadaan menuju perang yang menguras kekuatan; sebuah situasi yang menurutnya telah dipersiapkan Iran selama bertahun-tahun dan Iran memiliki kapasitas yang diperlukan untuk melanjutkannya.
Dalam salah satu analisisnya, Mearsheimer menegaskan bahwa Washington dan Tel Aviv gagal mencapai tujuan awal mereka dan kini menghadapi kondisi yang berbeda dari perhitungan semula.
Ia juga, dengan menyinggung posisi strategis Iran dalam persamaan energi dan perdagangan global, meyakini bahwa kemampuan Teheran untuk memengaruhi jalur-jalur vital pengiriman energi merupakan salah satu faktor terpenting yang mengubah perimbangan dalam konfrontasi ini.
Menurut Mearsheimer, berlarut-larutnya perang dan meningkatnya biaya ekonomi serta politiknya dapat memberikan tekanan tambahan terhadap Amerika Serikat dan meningkatkan ruang manuver Iran.
Teoritikus hubungan internasional ini, dalam penilaian umumnya terhadap perang tersebut, menegaskan bahwa berbeda dengan klaim-klaim tentang keunggulan mutlak Amerika, realitas di medan menunjukkan bahwa Iran memiliki kemampuan signifikan untuk memaksakan biaya kepada pihak lawan.
Analisis Mearsheimer ini disampaikan ketika sejumlah pengamat internasional juga mengakui bahwa bentrokan-bentrokan terbaru berjalan berbeda dari perkiraan awal, dan Iran berhasil menunjukkan tingkat perlawanan serta daya tangkal yang sebelumnya tidak diprediksi oleh banyak estimasi awal Barat.
Komentar Anda